SiFive, pionir desain semikonduktor yang didirikan oleh para insinyur UC Berkeley di balik arsitektur open-source RISC-V, telah memperoleh $400 juta dalam putaran pendanaan yang kelebihan permintaan. Investasi terbaru ini membawa valuasi perusahaan menjadi $3,65 miliar, menandai tonggak penting bagi pergerakan chip sumber terbuka.
Pergeseran Strategis dalam Perebutan Kekuasaan AI
Aspek yang paling mencolok dari putaran pendanaan ini adalah partisipasi Nvidia. Meskipun Nvidia saat ini merupakan kekuatan dominan di era AI karena GPU-nya, keputusannya untuk mendukung SiFive menandakan poros strategis dalam bagaimana “pabrik AI” masa depan akan dibangun.
Selama beberapa dekade, industri semikonduktor didominasi oleh dua arsitektur eksklusif:
– Intel x86: Standar untuk komputasi dan server berperforma tinggi.
– Arm: Arsitektur yang ada di mana-mana yang mendukung perangkat seluler dan semakin banyak pusat data.
SiFive beroperasi pada RISC-V, arsitektur set instruksi sumber terbuka (ISA). Tidak seperti x86 atau Arm, RISC-V tidak dimiliki oleh satu perusahaan, sehingga memungkinkan penyesuaian dan fleksibilitas yang lebih besar. Dengan mendukung SiFive, Nvidia pada dasarnya berinvestasi pada “cara ketiga”—teknologi netral dan terbuka yang dapat mengurangi ketergantungan industri pada raksasa tradisional seperti Intel dan Arm.
Arsitektur “Pabrik AI”
Peta jalan SiFive bergerak melampaui sistem kecil yang tertanam (seperti yang ditemukan pada peralatan) menuju CPU berkinerja tinggi untuk pusat data AI.
Potensi integrasi di sini sangatlah penting. Desain SiFive diposisikan untuk bekerja secara lancar dengan:
* Perangkat lunak CUDA Nvidia: Platform penting untuk menjalankan beban kerja AI.
* NVLink Fusion: Teknologi server rak Nvidia yang menghubungkan berbagai komponen ke dalam sistem komputasi terpadu.
Hal ini menciptakan sinergi yang kuat: SiFive menyediakan “otak” (CPU) sumber terbuka yang fleksibel, sementara Nvidia menyediakan “mesin” (GPU) beroktan tinggi dan ekosistem perangkat lunak untuk menjalankannya.
Model Bisnis yang Terbukti
SiFive menggunakan model lisensi yang serupa dengan yang pernah digunakan oleh Arm. Daripada memproduksi chip fisik, SiFive melisensikan cetak birunya kepada perusahaan lain, yang kemudian memodifikasi dan mengintegrasikannya ke dalam perangkat keras mereka sendiri.
Model ini sangat skalabel, meskipun menghadapi lanskap yang terus berubah. Baru-baru ini, Arm mulai merambah manufaktur chip AI-nya sendiri—sebuah langkah yang menandai penyimpangan dari akar lisensi murninya. SiFive, bagaimanapun, tetap fokus pada kekuatan intinya: menyediakan desain dasar yang memungkinkan orang lain untuk berinovasi.
Investor di Balik Perpindahan ini
Putaran pendanaan dipimpin oleh Atreides Management, sebuah perusahaan investasi yang didirikan oleh mantan pemain kelas berat Fidelity, Gavin Baker. Daftar investor mencerminkan kepercayaan institusional yang mendalam terhadap ekosistem RISC-V, termasuk:
– Manajemen Global Apollo
– Mitra Modal D1
– Poin72 Turion
– Harga T. Rowe
– Usaha Sutter Hill
Investasi ini menandakan pertaruhan besar dalam transisi dari ekosistem chip loop tertutup yang dipatenkan ke masa depan yang terbuka dan modular untuk infrastruktur AI.
Kesimpulan
Dengan mendukung SiFive, Nvidia membantu membangun landasan teknologi alternatif untuk era AI. Langkah ini memperkuat peralihan ke perangkat keras sumber terbuka, yang berpotensi mengganggu dominasi lama Intel dan Arm di pasar pusat data.
