OnePlus secara resmi mengumumkan bahwa smartphone andalan berikutnya, OnePlus 15, akan diluncurkan secara global pada 13 November. Pengumuman ini datang segera setelah peluncuran awal perangkat tersebut di Tiongkok pada awal pekan ini, menandai waktu peluncuran yang lebih awal dari biasanya bagi perusahaan tersebut.
Spesifikasi dan Fitur Utama
OnePlus 15 menawarkan spesifikasi kelas atas termasuk prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru, layar 6,78 inci yang dinamis dengan kecepatan refresh 165Hz, dan baterai 7.300 mAh yang besar. Kecepatan pengisian daya mencapai 120 watt melalui koneksi kabel, meskipun ketersediaan fitur ini mungkin berbeda-beda di setiap wilayah—khususnya di Amerika Serikat, di mana perangkat OnePlus sering kali dikirimkan dengan kemampuan pengisian daya yang lebih lambat.
Ponsel ini akan tersedia dalam tiga warna: Sand Storm, hitam, dan ungu. Varian Sand Storm terkenal karena menggunakan material yang diklaim OnePlus lebih tahan lama dibandingkan titanium. Perubahan signifikan lainnya adalah penghapusan Alert Slider yang ikonik, digantikan dengan tombol yang dapat disesuaikan, mirip dengan Tombol Tindakan Apple.
Mengapa Peluncuran Lebih Awal Penting
OnePlus biasanya meluncurkan model andalannya pada bulan Januari, seperti yang terlihat pada OnePlus 13 awal tahun ini. Peluncuran di bulan November ini mewakili perubahan strategi, yang berpotensi menangkap penjualan musim liburan dengan lebih agresif. Perusahaan juga melewatkan angka “14” dalam skema penamaannya, mengikuti pola serupa dari tahun 2017 ketika beralih dari OnePlus 3 ke OnePlus 5. Praktik ini kemungkinan besar merupakan keputusan yang didorong oleh takhayul, menghindari angka sial di beberapa budaya.
Perangkat Lunak dan Ketersediaan
OnePlus 15 diharapkan dikirimkan dengan Android 16 dan OxygenOS overlay dari OnePlus. Detail lengkap mengenai ketersediaan regional, harga, dan spesifikasi pastinya akan diungkapkan pada acara peluncuran global pada 13 November.
OnePlus 15 mewakili dorongan strategis untuk dominasi pasar awal, menunjukkan kesediaan untuk mengganggu siklus peluncuran tradisionalnya sambil mempertahankan perangkat keras yang kompetitif. Langkah ini sangat penting untuk mengukur respons konsumen dan mempersiapkan peluncuran produk andalan di masa depan.
























