Data AT&T mengungkapkan tren yang mengejutkan: Halloween kini menghasilkan volume panggilan telepon tertinggi di seluruh jaringan selulernya, bahkan melebihi Natal. Pada tahun 2025, pelanggan melakukan sekitar 651 juta panggilan pada tanggal 31 Oktober, angka yang menimbulkan pertanyaan tentang kebiasaan komunikasi liburan modern.
Dominasi Panggilan vs. Teks
Meskipun Halloween mengalami puncak panggilan suara, pesan teks tetap menjadi bentuk komunikasi dominan secara keseluruhan. Hingga 9 Desember 2025, AT&T mencatat pesan teks hampir tiga kali lebih banyak (525 miliar) dibandingkan panggilan (181 miliar). Tanggal 1 Desember adalah hari SMS tersibuk, dengan lebih dari 2,26 miliar pesan terkirim. Hal ini menyoroti perubahan dalam cara orang terhubung, lebih memilih komunikasi yang cepat dan asinkron dibandingkan percakapan suara real-time.
Penggunaan Data Meningkat Melampaui Panggilan Telepon
Skala aktivitas jaringan sangat mencengangkan. Selain panggilan telepon dan SMS, AT&T melaporkan rata-rata lalu lintas data harian sebesar 1 exabyte (1 juta terabyte) di seluruh jaringannya. Peristiwa besar seperti Mardi Gras (57,5 terabyte), SXSW (34,1 terabyte), dan Formula 1 Miami Grand Prix (24 terabyte) menggambarkan lonjakan signifikan dalam konsumsi data.
Kapasitas Jaringan dan Infrastruktur Modern
Data ini menggarisbawahi sejauh mana infrastruktur komunikasi telah berkembang. Jaringan modern, yang dibangun oleh perusahaan seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile, dirancang untuk menangani lonjakan lalu lintas yang besar tanpa kemacetan yang pernah mengganggu volume panggilan saat liburan.
Dengan pertumbuhan jaringan seluler dan broadband, bahkan penggunaan puncak ekstrem selama acara seperti Halloween atau festival besar kini dapat dikelola secara efisien.
Meskipun memiliki kapasitas ini, angka-angka tersebut menggambarkan besarnya skala komunikasi digital modern. Baik melalui panggilan telepon, SMS, atau acara yang membutuhkan banyak data, angka-angka tersebut menunjukkan dunia di mana miliaran koneksi terjadi setiap hari.
